Bagaimana Starting XI Liverpool Andai Dihuni Pemain Terburuk Mereka Selama 2010-2020?

admin
Read Time:3 Minute, 30 Second

SBOKU99 – Tidak terdapat yang menyangkal kalau Liverpool ialah salah satu regu terbaik di dunia. Para pemain terbaik tiba silih berubah ke klub yang bermarkas di Anfield tersebut.

Tetapi, saat sebelum Jurgen Klopp menduduki sofa manajer pada 2015, Liverpool lewat ekspedisi yang susah. Mereka semacam bersembunyi di balik bayangan nyaris dalam satu dekade terakhir.

Liverpool cuma jadi pemirsa kala tim- tim pesaingnya jadi juara, semacam Chelsea, Manchester United serta Manchester City.

The Reds hadapi masa susah paling utama di masa Roy Hodgson, Kenny Dalglish, serta Brendan Rodgers. Klub Merseyside Merah itu sering merendahkan pemain yang sesungguhnya levelnya tidak sempurna buat bersaing dalam pacuan gelar Premier League.

Mengingat dekade ini lekas berakhir serta berubah dengan dekade baru, hingga saatnya memilah skuat terburuk Liverpool. Berikut ini starting XI terburuk The Reds dalam 10 tahun terakhir, semacam dikutip Give Me Sport, Jumat( 22/ 11/ 2019).

Kiper : Adam Bogdan

Adam Bogdan membuat blunder parah cuma pada 3 menit dini debutnya di Liverpool serta nasib buruknya setelah itu bersinambung.

2 cuma tampak 6 kali buat The Reds dalam periode 2015- 2019. Tetapi, jelas Bogdan memanglah tidak sempat penuhi standar sempurna jadi kiper Liverpool.

Bek Kanan : Phillipp Degen

Degen sesungguhnya direkrut pada 2008, tetapi baru betul- betul dimainkan pada dini dekade ini. Ia tidak sangat kurang baik dalam melanda, tetapi sangat labil dikala melindungi pertahanan.

Bek Tengah : Danny Wilson

Danny Wilson direkrut Liverpool dari Rangers pada 2010 dengan transfer senilai 5 juta pounds( Rp90, 5 miliyar). Semenjak berkostum Liverpool, ia kandas penuhi harapan besar fans.

Ia secara formal meninggalkan Anfield pada 2013 sehabis cuma bermain 9 kali buat The Reds.

Bek Tengah : Sebastian Coates

Sebastian Coates saat ini jadi bek apik di Sporting Lisbon. Tetapi, ia kandas unjuk kebolehan pada awal- awal kariernya di Liverpool.

Digaet dengan kontrak senilai 7 juta pounds( Rp126, 8 miliyar) pada 2011, ia cuma tampak dalam 24 pertandingan buat The Reds sepanjang 5 tahun kiprahnya di Anfield.

Bek kiri : Paul Konchesky

Konchesky betul- betul hadapi mimpi kurang baik di Liverpool. Ia dihadirkan dengan banderol 4 juta pounds( Rp72, 4 miliyar) pada 2010 ke Anfield.

Tetapi, ia tidak sempat betul- betul naik tingkat dari Fulham ke Liverpool. Sehabis tampak 19 kali bersama The Reds, Konchesky dipinjamkan ke regu Championship, Nottingham Forest, cuma 5 bulan sehabis bergabung. Nottingham Forest setelah itu mengikatnya secara permain tidak lama berselang.

Sayap Kanan : Lazar Markovic

Markovic ialah salah satu pemain sayap sangat menjanjikan kala The Reds menggaetnya dari Benfica dengan banderol 20 juta pounds( Rp362 miliyar) pada 2014.

Tetapi, ia betul- betul tampak kurang baik. Ia cuma mencetak 3 berhasil dalam 34 laga pada masa pertamanya di Anfield. Sehabis itu, ia tidak sempat lagi diturunkan.

Liverpool terus berupaya menjualnya secara permanen sepanjang bertahun- tahun, tetapi susah menciptakan pembeli. Ia kesimpulannya meninggalkan klub pada dini Januari 2019.

Gelandang Tengah : Charlie Adam

 

Charlie Adam menikmati tampak brilian bersama Blackpool pada masa 2010- 2011. Liverpool jadi percaya memboyongnya dengan merogoh kocek 6, 75 juta pounds( Rp121, 3 miliyar)

Nyatanya, kepercayaan Liverpool salah. Adam tampak 37 laga buat Liverpool, cuma mencetak 2 berhasil. Ia cuma bertahan di Anfield setahun, setelah itu dijual ke Stoke City.

Gelandang Tengah : Christian Poulsen

Bila dilihat lagi, kenyataan Liverpool ingin menghasilkan 4, 5 juta pounds( Rp81, 5 miliyar) buat Christian Poulsen pada 2010 betul- betul menggelikan.

Ia cuma turun dalam 12 pertandingan Premier League sepanjang setahun di Liverpool. Ia apalagi kalah bersaing dengan Jay Spearing.

Bek Kiri : Milan Jovanovic

Pemain asal Serbia ini tiba ke Liverpool dengan status leluasa transfer pada 2010. Nyatanya, penampilan Jovanovic jauh dari harapan.

Ia cuma mencetak 2 berhasil dalam 18 laga buat The Reds. Setahun berselang ia dilepas ke Anderlecht.

Striker : Fabio BoriniĀ 

Fabio Borini tiba ke Liverpool pada 2013. Penampilannya betul- betul mengecewakan. Ia cuma mencetak 3 berhasil dalam 38 pertandingan sepanjang 3 masa di Anfield.

Torehan tersebut sangat kurang baik buat pemain yang dibeli dengan harga 10, 5 juta pounds( Rp190, 2 miliyar).

Striker : Mario BalotelliĀ 

Brendan Rodgers merogoh kocek senilai 18 juta pounds buat mendatangkan Mario Balotelli pada 2014. Pemain Italia itu diplot buat mengambil alih Luis Suarez.

Nyatanya, kedatangan Balotelli malah berisko serta jadi bumerang. Balotelli cuma bertahan 2 masa di Anfield, dengan hanya menyumbangkan 4 berhasil.

Ceme Online


Slot Online


Bandar Bola


IDN Live Casino


Poker P2PLAY


Ceme Online

0 0

About Post Author

admin

Hobi betting bola online ? Daftar dan ambil bonus new membernya di : https://bit.ly/2Br434P
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Barcelona di Puncak Klasemen Dari Hasil dan Klasemen Liga Spanyol Pekan 14

SBOKU99 – Hasil pertandingan serta klasemen Liga Spanyol minggu 14. Barcelona serta Real Madrid bersama mencapai kemenangan pada lanjutan La Liga masa 2019/ 2020 akhir minggu kemudian. Barcelona menang dengan sulit payah dikala melawat ke markas Leganes. Los Cules pernah tertinggal lebih dahulu melalui berhasil Yousuff En- Nesyri pada menit […]

Subscribe US Now